Instalasi PHPUnit 3.6.x di XAMPP
Update dari artikel sebelumnya, ternyata instalasi PHPUnit 3.6.x jauh lebih mudah. Terutama setelah saya sedikit mengetahui seluk beluk perintah pada PEAR.
Beberapa hal yang harus dipersiapkan
- Koneksi Internet
- XAMPP 1.7.4
- path\to\php.exe sudah didaftarkan ke Environtment Path, misalnya E:\xampp\php
Pengenalan JSON-RPC part 2
Setelah berkenalan dengan apa itu JSON-RPC di post sebelumnya, sekarang mari kita coba berkenalan lebih jauh, yaitu bagaimana spesifikasi dari JSON-RPC itu sendiri. Berhubung saat ini JSON-RPC sudah memasuki versi 2.0, maka yang akan kita bahas yaitu JSON-RPC 2.0.
Sesuai dengan namanya, JSON-RPC menggunakan format JSON sebagai format datanya.
Request Object
Request pada JSON-RPC terdiri dari 4 (empat) buah properti, dimana properti-properti tersebut BOLEH tidak berurutan, yaitu:
- jsonrpc – string yang menunjukkan versi JSON-RPC yang digunakan. Properti ini bersifat WAJIB dan nilainya HARUS “2.0″.
- method – string yang menunjukkan nama method yang akan dipangil.
- params – array yang berisi object-object yang menjadi parameter dari method yang akan dipanggil.
- id – string/number/null yang merupakan identifier unik untuk setiap JSON-RPC request yang membutuhkan response. Apabila request object tidak memiliki properti id, maka request tersebut akan dianggap sebagai notification.
Anime of 2011, Summer
Well, walau udah masuk Minggu ketiga, tapi “Summer was Here”. Mari kita lihat daftar Anime yang keluar di Summer 2011 ini.
Hoo, banyak yang berpotensi nih
Read more…
Pengenalan JSON-RPC part 1
Waduh, makhluk apa lagi ini JSON-RPC??? JSON-RPC adalah format komunikasi data yang sangat ringan dan simple.
Jika kita membuat aplikasi client-server, entah itu aplikasi desktop maupun aplikasi berbasis web (AJAX), yang biasanya servernya menggunakan middleware (PHP, Java EE, Python, RoR, dst), hal yang paling sering menjadi pertanyaan adalah “Untuk komunikasi datanya pakai apa?”.
Jawaban yang sering kita dengar biasanya HTTP POST/GET dengan format data berupa plain text, CSV, XML, maupun JSON. Namun komunikasi data ini tidak memiliki standar, dan sangat “sesuka gw”.
Kalau sedang beruntung (atau sial yak?) kita mungkin akan mendengar komunikasi data yang lebih canggih seperti SOAP, XML-RPC, AMF, Hessian, atau yang lagi hype saat ini, REST. Namun komunikasi data ini cukup kompleks untuk diterapkan, terkadang hanya berjalan di platform tertentu (AMF, Hessian), terkadang ukuran transfer datanya sangat besar (SOAP).
JSON-RPC umumnya menggunakan HTTP POST untuk mengirimkan request ke server. Pada request tersebut sudah ada informasi mengenai nama method yang akan dipanggil beserta parameter-parameter yang dibutuhkan. Semua dalam bentuk JSON dan sudah terstruktur sesuai dengan spesifikasi JSON-RPC. Read more…
Instalasi PHPUnit di XAMPP
Instalasi PHPUnit di XAMPP “katanya” tidak sulit, karena sudah banyak tutorialnya bahkan di GitHub pembuatnya juga ada.
Namun entah kenapa walau semua petunjuk selesai dilaksanaan, setiap dijalankan selalu menghasilkan error seperti dibawah ini.
C:\xampp\htdocs\unit-test>phpunit --version Could not open input file: .\pear\PHPUnit2\TextUI\TestRunner.php
Loh, kok bisa??? Read more…
Flash Builder 4 Beta – First Try
Setelah sekian lama menunggu, akhirnya Flash Builder 4 Beta di-release juga. Untungnya teman saya sudah mengunduhnya sehingga saya cukup meng-copy installer, baik yang Standalone maupun yang berupa Eclipse Plugins. Ketika sampai di rumah, saya langsung menyalakan komputer dan menginstal Flash Builder 4 Beta versi Standalone. Langkah demi langkah telah saya ikuti dengan benar, aplikasi tersebut akhirnya berhasil saya instal.
Sebelum berlanjut, sedikit informasi dari saya, Flash Builder 4 Beta merupakan versi terbaru dari IDE untuk Flex. Sebelumnya, aplikasi ini bernama Flex Builder dan versi stabilnya adalah versi 3.2, entah kenapa saat ini namanya diubah menjadi Flash Builder.
Dengan mengacu pada artikel What’s new in Flash Builder 4 Beta, beberapa hal baru pada Flash Builder 4 Beta antara lain:
- Dukungan penuh terhadap Flex 4 SDK.
- Peningkatan pada kemampuan Refactoring, Debugging, dan Profiling.
- Code Generator untuk fungsi getter/setter dan event.
- Package Editor yang baru.
- Dukungan tooltips dari ASDoc.
- Fitur baru Network Monitor untuk mengawasi traffic antara aplikasi dan network.
- Pastinya, tampilan Workflow yang baru.
Kembali ke topik, setelah proses instalasi selesai, saya pun langsung menjalankan aplikasi tersebut melalui start menu dan tampilan preloader-nya yang keren pun muncul.
The Fast – The Fastest Warnet I Ever Try
Sedikit info buat yang suka download di warnet, entah itu download Anime, Manga, Movie, Software, atau Modul Tutorial (rajin amat), terutama yang tinggal atau suka main di sekitar Universitas Gunadarma kampus E Kelapa Dua. Ternyata di daerah tersebut terdapat warnet dengan nama The Fast. Jika dilihat sekilas, warnet yang terletak di sebelah Kampus E ini tidak ada bedanya dari warnet-warnet yang ada di sekitarnya. Namun, yang membuat warnet ini, yang dapat dikenali dari spanduk besar bertuliskan The Fast Internet & Game Online, berbeda adalah kecepatannya dalam mendownload.
Mungkin ini agak bias, namun saya adalah orang miskin yang biasa menggunakan jasa warnet dalam mendownload anime dan manga yang saya gemari. Oleh karena itu, hampir setiap warnet di lingkungan kampus sudah saya coba dan umumnya hanya menberikan kecepatan download sekitar 10 KB/s sampai maksimal 50 KB/s. Nah, disinilah letak kelebihan warnet The Fast.
Struktur CodeIgniter yang Lebih Baik
Setelah beberapa lama berkutat di dunia CodeIgniter, framework PHP, saya sempet kepikiran akan satu hal, yaitu:
Bisa gak yah pake satu folder CodeIgniter untuk lebih dari satu project???
Nah, untuk menjawab pertanyaan itu, saya mencoba googling trus dapet deh jawabannya di Codeigniter Wiki dengan judul Better Server Setup for CI. Nah, dengan sedikit modifikasi, akhirnya saya berhasil menjawab pertanyaan saya tadi dengan hasil yang memuaskan.
Kelebihan dari stuktur folder CodeIgniter yang saya buat adalah:
- Memisahkan folder project kita dari folder core library CodeIgniter.
- Meningkatkan keamanan, karena folder project terletak di luar folder public HTML.
- Apabila ingin meng-uprade CodeIgniter, kita hanya perlu meng-update folder core library CodeIgniter-nya saja.
- Mempermudah integrasi dengan framework PHP lain misalnya Zend Framework.
Berikut adalah hasil akhir dari stuktur folder CodeIgniter saya:
homefolder
library
CodeIgniter
cache
codeigniter
database
etc...
projects
citest
config
controllers
errors
etc...
public_html
citest
images
css
index.php
etc...
Nah, apabila tertarik, mari kita mulai…










